Pages

Selasa, 24 Januari 2017

5432 CPNS Kemenristekdikti Telah Diprajabatkan

Kampus Pusdiklat Kemenristekdikti, Puspiptek Serpong, Banten
 Sesuai dengan Amanat Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi RI Nomor 15 Tahun 2015 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Pasal 589 bahwa Pusdiklat Kemenristekdikti mempunyai tugas melaksanakan program dan evaluasi Pendidikan dan pelatihan serta penyelenggaraan pelatihan.

Dikarenakan Kemenristekdikti merupakan kementerian baru terbentuk pada tahun 2014, terbentuk melalui Keppres Nomor 121/P Tahun 2014  yang merupakan penggabungan dari Kemenristek dan Pendidikan Tinggi maka secara otomatis Kemenristekdikti bertanggungjawab terhadap pengelolaan kepegawaian yang berada di seluruh PTN dan Kopertis yang tersebar dari Sabang sampai Merauke.

Kondisi ini menjadikan Kemenristekdikti  menjadi salah satu kementerian dengan jumlah pegawai terbesar yang didominasi oleh dosen yang tersebar di seluruh PTN. Oleh karena itu peran Pusdiklat sangat penting dan strategis agar pelayanan yang diberikan oleh instansi dibawah Kemenristekdikti berjalan secara optimal dan prima. 

Kemenristekdikti mewarisi lebih kurang  tujuh ribu formasi CPNS yang diangkat oleh Kemendikbud dan harus segera didiklatprajabatkan namun Pusdiklat Kemenristekdikti baru terbentuk sehingga belum bisa melaksanakan Diklat Prajabatan secara mandiri karena belum memiliki legalitas akreditasi sebagai lembaga diklat terakreditas oleh Lembaga Administrasi Negara (LAN). 

Dengan segala keterbatasan itu mengharus Pusdiklat Kemenristekdikti menjalin kerja sama dengan Badan-badan diklat provinsi maupun pusidklat-pusidklat Kementerian. Selama tahun 2016, Pusdiklat Kemenristekdikti menjalin kerja sama pelaksanaan Diklat Prajabatan dengan lembaga-lembaga sebagai berikut :
  1. Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pegawai Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
  2. Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pegawai Kementerian Tenaga Kerja
  3. Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Jawa Barat 
  4. Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi D.I Yogyakarta
  5. Balai Besar Pelatihan Kesehatan (BBPK) Ciloto
  6. Balai Besar Pelatihan Kesehatan (BBPK) Makassar
  7. Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Nusa Tenggara Barat
  8. LAN Bandung
  9. LAN Makassar
  10. LAN Aceh
  11. Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Batam
  12. Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sulawesi Utara
  13. Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sumatera Selatan
  14. Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Kalimantan Selatan
  15. Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Sulawesi Tenggara
  16. Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Maluku
  17. Badan Pendidikan dan Pelatihan Provinsi Papua
dari daftar lembaga di atas terlihat upaya kesungguhan Pusdiklat Kemenristekdikti, Pusdiklat Kemenristekdikti menjalin kerja sama lembaga diklat terakreditas  dari Aceh sampai Papua agar seluruh CPNS bisa segera diprajabatkan.

Meski Pusdiklat Kemenristekdikti adalah lembaga diklat yang baru dibentuk, alhamdulillah Pusidklat Kemenristekdikti  pada tanggal 23 Juni 2016 telah memiliki sertifikat akreditasi dari LAN  untuk melaksanakan Diklat Prajabatan dan dengan kampus yang terletak di kawasan Puspiptek Serpong, Banten .
Dan pada akhir 2016, tercatat secara keseluruhan telah mendiklatprajabatkan 5432 CPNS atau sekitar 78% dari total yang harus diprjabatkan ,  jumlah itu  terdiri dari 3144 CPNS pengangkatan Kategori II, 2032 CPNS Golongan III Formasi Umum dan 256 CPNS Golongan II Formasi Umum. Angka ini sebenarnya melampui target yang dibebankan ke Pusdiklat Kemenristekdik, pada tahun2016 Pusdiklat Kemenristekdikti hanya dibebankan setengah dari tujuh ribu atau sekitar 3500 CPNS untuk diprajabatkan pada tahun 2016. (salman)